Surabaya, KejarFakta.com – Viral di media sosial video asusila yang dilakukan dua mahasiswa Univeristas Airlangga (Unair) di lingkungan kampus.
Dalam video tersebut terlihat kedua mahasiswa itu melakukan tindakan tidak senonoh di sebuah ruangan yang menyerupai kelas.
Menanggapi hal itu, Ketua Pusat Hubungan Masyarakat dan Protokol (PHMP) Unair, Pulung Siswantara membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Dan saat ini posisinya tetap kami proses melalui komisi etik untuk mendalami apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana kronologisnya begitu,” kata Pulung, Kamis (18/6)
Ia juga mengakui berdasarkan video tersebut bahwa kejadian itu terjadi di lingkungan kampus Universitas Airlangga.
Pihaknya masih melakukan pendalaman terkait siapa yang merekam video itu dan bagaimana kronologinya.
“Oleh karena itu mungkin saat ini memang kita menunggu hasil dari pemeriksaan etik sehingga nanti kita bisa memberikan proses yang lebih lanjut kepada baik perekam maupun pemeran yang ada di dalam video tersebut,” jelasnya.
Termasuk juga sanksi yang akan diberikan kepada kedua mahasiswa itu, ia menerangkan akan menunggu setelah pemeriksaan etik lebih lanjut.
“Jadi kami juga berharap untuk semua orang menghormati proses yang sedang berlangsung karena kami juga ingin memberikan keputusan yang sama-sama menguntungkan untuk semua pihak dan tidak ada yang dirugikan dalam nanti pengambilan keputusan,” paparnya.
Antisipasi Kejadian Berulang
Ia menerangkan, sebagai langkah antisipasi pihaknya juga akan terus berupaya melakukan pencegahan melalui Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT).
“Kami juga memberikan jalur yang bisa digunakan untuk seluruh sivitas akademika. Jadi tidak hanya mahasiswa, semuanya untuk bisa menggunakan jalur itu,” terangnya.
Ia menekankan akan terus mengedepankan visi misi Unair “Excellent with Morality” kepada setiap mahasiswa maupun keluarga besar UNAIR.
“Artinya tidak hanya excellent dalam bidang pendidikan tapi juga kami juga menekankan sisi morality di mana ada etika yang harus dijaga ketika mereka berada di lingkungan kampus. Bahkan kami juga punya aturan untuk ketika dalam kehidupan kampusnya juga,” pungkasnya.





